Terlintas begitu saja sebuah ujaran yang kini entah masih dikenal atau malah banyak dilupakan orang tentang "kastrologi",Ini bukan disiplin ilmu, apalagi aliran keyakinan atau idiologi. Ujaran ini lebih dekat dengan kaum "sarungan" yang telah dengan setia menemaninya siang dan malam.
Kastrol hanyalah sebuah benda yang umum dipakai untuk menanak nasi atau ngeliwet, saking dekatnya dengan kaum sarungan ini dalam kesehariaannya, jadilah yang pada awalnya hanya sebuah seloroh menjadi brand tersendiri dengan ujaran "kastrologi".
Peran kastrol tidak bisa dipandang remeh dalam membentuk sebuah prilaku sosial dan kepribadian, kalau ditarik ke belakang, kastrologi telah memupuk semangat juang melawan penjajah, mempertahankan kehormatan NKRI yang dirongrong kaum palu arit dengan perlawanan yang sengit agar Indonesia bisa tetap tegak berdiri sesuai dengan cita-cita konstitusi yang disepakati.
Kondisi kekinian, kastrologi tidak harus dipersamakan dengan orang- orang yang pernah merasakan sentuhannya, tetapi semangat kastrologi patut menjadi contoh dalam membangun sikap dan kepribadian yang patut dicontoh.
"Kastrologi mengajarkan kesederhanaan serta kerendahan hati"...
"Kastrologi mengajarkan kejujuran"...
"Kastrologi mengajarkan kesetia kawanan dan kerelaan untuk berbagi"...
"Kastrologi menuntun kedisiplinan dan keteguhan dalam bersikap"...
Belum pernah merasakan hasil olahan memakai kastrol?
Cobalah sekali-kali rasakan kenikmatannya..!
Entah mengapa nasi keraknya selalu jadi " rebutan"..??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar