Pada zaman purba untuk melindungi diri serta keluarga dan komunitasnya, mereka mendirikan bangunan rumah agar terlindung dari cuaca yang kurang bersahabat, untuk berteduh dari rasa dingin ketika hujan dan angin besar, juga sebagai tempat berlindung dari teriknya sengatan matahari.
Tujuan lain dibangunnya rumah dan pagarnya untuk melindungi dari ancaman binatang buas. Karena dibekali dengan akal, merekapun membangun rumah ada yang di atas pohon, di ruang bawah tanah, di gua-gua ataupun mereka bangun di tempat yang terbuka mengantisipasi ancaman binatang buas semacam ini dibangun pula pagar-pagar yang terbuat dari pepohonan.
Seiring dengan berkembangnya peradaban manusia, bentuk dan fungsi pagar sebagai pelindung dari ancaman bahaya serangan binatang buas, bergeser dengan dari tujuan awalnya. Ada yang difungsikan sebagai ekspresi ke-akuannya dibanding dengan orang selain dirinya atau kelompoknya, ada yang dimaksudkan untuk menciptakan estetika rumah yang dihuninya. Tidak sedikit pula yang dibangun sebagai batas demarkasi kekuasaan dan perlindungan dari ancaman peperangan.
Yang jadi pertanyaan, apakah pagar yang kita bangun di sekeliling rumah kita saat ini terkandung maksud seperti yang disebut di atas, dalam batas-batas tertentu membangun pagar rumah untuk menambah estetika sebuah bangunan adalah sebuah kewajaran, begitupun jika terjadi sebuah ancaman atas keamanan, pagar rumahpun menjadi keniscayaan untuk dibangun.
Tanpa didasari alasan yang kuat serta tujuan yang dapat dipahami, apalah artinya membangun pagar rumah jika akhirnya meninggalkan nilai-nilai kasih sayang antar sesama, apalagi jika mempunyai tujuan yang tidak baik, mengedepankan ego yang tidak perlu dengan menabrak aturan serta hubungan kemanusiaan sehingga enimbulkan dampak yang kurang baik dengan orang serta lingkungan akibat pagar rumah yang kita bangun.
Pagar yang tidak memagari hubungan sesama manusia, lebih baik kita bangun dengan pagar senyuman yang manis terhadap sesama, pagar kasih sayang untuk perlindungan, hubungan baik dengan siapapun.
Semoga kita bisa membangun lebih banyak pagar-pagar kebaikan kapanpun dan dimanapun untuk melindungi dan menangkal segala macam kejahatan yang mengancam kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar