Selasa, 12 Mei 2015

Masalah Dan Solusi

Masalah dan solusi merupakan dua mekanisme kehidupan yang akan mengiringi dalam perjalanan kehidupan manusia, setiap gerak dan napas yang dijalani setiap insan akan selalu dihadapkan dengan berbagai permasalahan, dan yang membedakan dari setiap manusia dalam menghadapi permasalahan adalah bagaimana menempatkan sudut pandang dalam mensikapi setiap permasalahan.

Kualitas manusia yang menghadapi sebuah permasalahan, akan ditentukan ketika dalam menyelesaikan permasalahannya tersebut (solving problem), bagi sebagian orang menghadapi sebuah permasalahan dia akan menempatkan sebagai bagian dari suratan atau babak perjalanan yang harus dihadapi serta berusaha untuk menemukan titik penyelesaian yag terbaik dengan kemampuan sudut pandang, pengetahuan dan kekuatan mentalnya, tipe orang semacam ini akan menempatkan sebuah permasalahan dalam sebuah wahana atau tempat yang positif, serta merawat sikap optimisme bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya.

Sebagian manusia yang lain, dalam menyikapi sebuah permasalahan terkadang menjadikan sebuah ganjalan dalam menjalani perjalanan kehidupanya, tipe manusia semacam ini, alih-alih mendapatkan penyelesaian dari permasalahan yag dihadapinya malah semakin membenamkan permasalahan sebagai pembenar dalam keterpurukan keadaan yang dihadapinya, tipe orang semacam ini sering kita dengar dan kita jumpai adalah ditandai seringnya keluhan-keluhan yang dilontarkannya tanpa berusaha untuk menemukan jalan keluar permasalahan yang dihadapinya, dan lebih tragis lagi malah ada yang dengan tanpa pertimbangan akal sehat dan nurani yang jernih dengan mengakhiri hidupnya dengan jalan mencelakakan diri atau kita kenal dengan “bunuh diri”.

Dua tipe manusia yang menghadapi permasalahan yang digambarkan seperti diatas, banyak dipengaruhi oleh pendidikan yang diperolehnya, juga pola asuh yang diperolehnya, serta pengaruh pergaulan dan lingkungannya,karena itu hendaknya setiap kita dapat menempatkan diri kita dan orang-orang terdekat kita untuk melindungi diri agar kebal terhadap pengaruh-pengaruh negatif yang merusak kepribadian dan prilaku kita, berusaha mencari pengetahuan yang lebih luas dalam mensikapi permasalahan hidup, serta yang paling penting adalah tumbuh suburkan keimanan kepada Allah SWT, serta banyak-banyak mendekatkan diri kepadaNya.

Bekal keimanan diyakini dapat menjadi benteng yang paling tangguh dalam setiap menghadapi cobaan dan masalah kehidupan, serta patut diwaspadai juga adalah bahaya pengaruh “MPS” (Makhluk Penyedot Semangat) yang dalam Alqur’an digambarkan dalam surah Annas, yang timbul dari prilaku yang dilakukan oleh golongan jin dan manusia, kita berlindung kepada Allah agar terhindar dari prilaku buruk oleh dua golongan makhluk yang selalu kita hadapi setiap saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar