Selasa, 12 Mei 2015

Menuju Sebuah Kebangkitan Bersama

Menuju sebuah kebangkitan dalam perbaikan kualitas kehidupan pribadi dan lingkungan, harus dimulai dengan perbaikan kualitas pendidikan yang diperoleh oleh setiap pribadi-pribadi yang dimulai sejak dini atau bahkan pra lahir, karena pendidikan akan menentukan masa depan seseorang apakah akan menjadi manusia yang mempunyai bekal yang baik, atau hanya menjadi manusia yang tanpa isi karena minim bekal pendidikan dan keterampilan.

Dikatakan oleh para penuntun kehidupan atau para nabi dan rasul, setiap perbaikan yang dilakukan pada sebuah pribadi atau kaum(komunitas), akan selalu diawali dari perbaikan kualitas pendidikan, pendidikan yang paling mendasar sekali adalah pembinaan mental atau hati dengan dasar keimanan atau tauhid yang yang baik, karena setiap utusan yang di datangkan oleh Tuhan pada sebuah kaum adalah untuk memperbaiki kualitas kehidupannya yang diawali perbaikan kesehatan hati, keimanannya kepada Allah SWT, yang dilanjutkan dengan perbaikan kualitas kehidupan dengan bekal-bekal keterampilan hidup (Skill Education).

Dalam kitab suci telah dijelaskan bahwa, manusia-manusia pada zaman dahulu telah banyak pencapaian kemajuan dan kejayaan yang dibuktikan dalam kemajuan pengetahuan dan monumentasi kejayaan material, seperti yang digambarkan kemajuan yang diraih oleh Qarun, Fir’aun, Haman dan yang lainnya. Serta pencapaian kejayaan sebuah kaum yang digambarkan pada kaum Tsamud, Aad, ataupun jejak sejarahnya yang masih dapat kita temukan adalah kejayaan Romawi kuno, semuanya habis karena dihancurkan akibat sebuah kesombongan dan pembangkangan kepada kekuatan yang telah mengangkat ketinggian peradaban yang telah mereka peroleh, yaitu Tuhan penguasa seluruh kejayaan dan Keluhuran dan Keagungan, Allah SWT.

Hendaknya kebinasaan yang telah menimpa umat terdahulu dijadikan cerminan dalam membangun sebuah kemajuan yang kita rintis sekarang ini, baik kemajuan pemikiran maupun peradaban yang kita bangun, agar tidak melepaskan dimensi ke-Tuhanan, agar setiap kemajuan yang diperoleh kita selalu sadar bahwa, segala kekuatan dan kejayaan yang diperoleh manusia adalah semata-mata atas izin dan kehendak Allah SWT.

Kesadaran spiritual semacam ini akan menjadi bekal dan modal dasar dalam setiap usaha mencapai sebuah kejayaan yang akan dilakukan, baik berupa kejayaan materi ataupun kejayaan non materi, terlampau banyak kesempatan yang telah kita sia-siakan sehingga kita banyak tertinggal dalam berbagai hal dari orang-orang lain dibelahan sana, kini,!! Saatnya kita bangkit dan merebut kesempatan tersebut untuk kejayaan kita semua…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar